Sahabat Cewek Cantik + Sehat = Kedelai

Langsing, sehat, cantik, punya kulit yang bagus, adalah idaman semua wanita! Gimana enggak? Kalau kita lihat ke TV, pasti yang ditampilkannya adalah cewek-cewek cantik jaman sekarang dengan kesempurnaannya yang luar biasa! Sadar nggak sadar, ini yang membuat kita juga seringkali terobsesi menjadi seperti mereka-mereka para bintang iklan di TV.

Tradisi CEWEK CANTIK = LANGSING, udah jadi lifestyle semenjak era Twiggy si supermodel era 1960 an, yang terkenal gara-gara tubuhnya yang kecil dan kurus! Gambar cewek cantik Tapi, apa langsing aja cukup? Kalau kita terobsesi pengen langsing sampe kita jatuh sakit apa itu bagus? Percuma banget kalau kita langsing tapi wajah kita pucat, loyo, dan jadi sering sakit! Gue pernah punya pengalaman buruk tentang…

“DUMB DIET” STORY..


Percaya nggak, kalo gue udah melakukan diet dari kelas 1 SMP? Jadi ceritanya waktu SD, gue tuh kurus banget sekurus-kurusnya orang kurus! Gimana enggak, berat badan aja cuma 39! Waktu ada perpisahan sekolah di SD, gue kan sempet ikutan cheerleader dan gue ditempatkan di paling ATAS! Tapi saat itu gue nggak pengen-pengen banget jadi orang kurus melainkan pengen banggeetts gendut.

Akhirnya pada saat beranjak SMP berkat si BEGER (dalam bahasa sunda) atau PUBER (dalam bahasa Indonesia), gue jadi makhluk yang sungguh mengerikan! Perubahan hormon itu membuat gue jerawatan, suka makan, dan akhirnya menyebabkan gue jadi GEMUK!! Biasa lah.. masa-masa puber, masa-masa centil! Apalagi ngeliat temen-temen gue yang cantik-cantik dan kurus-kurus. Hal ini menyebabkan gue termakan trend. Akhirnya apa yang gue lakukan?

Gue suntik kurus.

Percaya nggak? Anak umur 14 tahun, suntik kurus karena stress pengen kurus. Lebih parahnya lagi, tiap istirahat, kerjaan gue hanya makanin kerupuk doang! Akhirnya, gue jatuh pingsan dan sering sakit, karena kekurangan nutrisi, dan itu sering terjadi. Lalu kalau ditanya, apakah gue pernah melakukan diet yang lain selain suntik kurus?

Jawabannya iya. Gue udah melakukan diet dari A-Z. Dari mulai totok, pijat, akupuntur, tanem placenta kucing, jus kurus, teh kurus, obat-obatan segala obat, dari mulai obat ga jelas, sampe yang jelas banget, dari mulai yang harganya 10 ribu, sampai yang harganya berjuta-juta, semua udah gue lakukan!

Apakah gue jadi kurus? Jawabannya iya. Tapi kalau ditanya bertahan lama apa enggak, jawabannya enggak. Semua kegiatan penurunan berat badan secara instan, akan kembali seperti semula kalau kita nggak bisa menjaganya. Apakah gue pernah melakukan olahraga dan makan yang teratur untuk menghasilkan tubuh yang kurus? Jawabannya juga iya. Memang prosesnya agak lama, tapi kalau kita olahraga dan makan yang teratur, bukan cuma kurus aja yang kita dapet, tapi juga kita jadi seger, antibodi meningkat, dan juga jadi jarang sakit!

Dari semua pengalaman yang gue alami, akhirnya gue menyadari bahwa cantik itu bukan kurus, tapi cantik itu = sehat! Karena kalau kita makan makanan sehat dan olahraga yang teratur, maka tubuh yang ideal pun akan tercapai dengan sendirinya!

Effort only fully releases its reward after a person refuses to quit – Napoleon Hill

Dear Dr.Google, SOY itu apa sih?

Gue sering banget googling tentang cara langsing! Menariknya, banyak banget yang menyarankan untuk mengkonsumsi hal-hal yang berhubungan dengan kedelai! Ternyata setelah gue melakukan banyak research kesana dan kemari, gue menemukan banyak banget manfaat yang bisa kita dapat dengan kedelai! Salah satunya selain bisa bikin kita kurus, kedelai juga bisa bikin jantung kita sehat, mencegah osteoporosis, mengurangi resiko kanker payudara, meringankan gejala menopause, antiaging (PENTING NIH!) dan mencegah diabetes.

Suatu hari gue googling tentang cara langsing, lalu gue menemukan sebuah percakapan seperti ini di suatu forum : “Makanya, kalau mau sehat dan langsing pilijh makanan yang Low GI dong!” Spontan gue langsung penasaran untuk googling tentang GI, dan gue menemukan linknya di sini. GI ( Glikemik Indeks ) Gue menemukan definisi GI yang cukup dimengerti di website SOYJOY :

“Glikemik Indeks (GI) merupakan tingkatan pangan dalam skala 0 – 100 menurut efeknya terhadap kadar gula darah. Makanan yang memiliki nilai GI tinggi akan menaikkan kadar gula darah dengan cepat, sebaliknya makanan dengan nilai GI rendah akan lambat menaikkan kadar gula darah” – SOYJOY Indonesia

Jadi, kalau kita kepengen langsing, GI nya harus dibawah angka 55. Ini nih, makanan-makanan yang bisa dipilih, yang katanya ber GI rendah :

Ternyata, kedelai adalah salah satu makanan dengan GI terendah! Karena kini diet adalah sebuah lifestyle, How if I say “Soy is the new lifestyle!”

STOP DOING DUMB DIET! Your beauty will release after you realize that being healthy is so much more important than being skinny! – Love @nanathnadia

Advertisements